Ada Cinta di Facebook Part 5

Meskipun kini aku dan Novita sudah tahu akan keadaan masing2 yang membuat cinta masih belum bisa saling memiliki tapi semakin hari semakin ada ikatan batin antara kami yang membuat kami semakin dekat. Entahlah , mungkin ini yg orang2 bilang cinta terlarang. Tapi apapun itu, cinta adalah sesuatu yg tulus dan suci, cinta juga merupakan anugerah dari Tuhan. Yang terlarang hanyalah keadaan yg selalu tak berpihak.

Sabtu, 9 Januari 2010 - Aku, Novita, Adi dan Rasti pergi jalan-jalan ke Tanah Lot buat refreshing. Kami berangkat sekitah jam setengah 4 , 40 menit dalam perjalanan akhirnya kami pun sampai. Ini adalah pertama kalinya aku jalan-jalan bersama Novita. Sungguh sangat senang hatiku hari ini. Setiap detik ,setiap menit , setiap jam dan setiap moment hari ini takkan pernah terlupa olehku.


Jujur hari ini aku agak canggung, entah kenapa mungkin karena pertama kali jalan2 seperti ini sama Novita jadi agak grogi seperti ini. Tapi rasa cangungku ini gak berlangsung lama, aku mulai terbiasa dan jadi diriku sendiri lagi. Di Tanah Lot kami berempat banyak berfoto ria di sudut-sudut yang terlihat indah.


Tanpa terasa matahari pun kini telah tenggelam diufuk barat bersama sang senja dan sang malam pun menyapa dengan hawa dinginnya. Kami pun berniat untuk pulang sekarang, ketika lagi jalan menuju tempat parkiran mobil eh.. si Adi tiba2 iseng nyuruh aku untuk foto berdua sama Novita. Karena memang daritadi kami belum ada foto berdua. Aku jadi ngerasa grogi saat sedang di foto. Selesai di foto aku lihat hasilnya ternyata kami berdua kelihatan culun banget, kayaknya kami sama2 grogi hehehe

Sampai di mobil aku nyuruh Adi yang nyetir karena aku capek. Dan si Adi iseng lagi , dia naruh makanan2 di depan dan aku disuruh untuk duduk di belakang bersama Novita dan Rasty. Aku pun duduk disampingnya Novita dan dalam perjalanan jantungku terasa berdetak lebih kencang. Ingin sekali saat ini aku genggam tangannya Novita tapi entah kenapa aku tidak berani , dalam hati terus berkata “pegang, gak, pegang, gak, pegang, gak” begitu terus. Mungkin karena aku saking grogi jadi gak berani kayak gini hehehe.

Dalam perjalanan pulang turun hujan lumayan deras, dalam hati Cuma berani berangan-angan “coba aja saat ini dipeluk sama Novita” hehehe. Dan akhirnya kami sampai juga di Denpasar dan kami menyempatkan diri untuk membeli siomay sebentar. Kemudian nganterin Novita dan Rasty pulang lalu nganterin Adi pulang.
Aku pun sampai di rumah, mandi kemudian istirahat. Hari ini adalah hari yang sangat indah , bisa bersama wanita terindah dan akupun pasti akan mimpi indah. Setelah refreshing kini aku pun bisa lebih semangat rasanya menjalani rutinitas yang seperti biasa kuliah,kuliah dan kuliah.

Sabtu, 16 Januari 2010 - Aku janjian ketemuan sama Novita di pantai sekitar jam 6an gitu. Kali ini Adi gak ikut karena ada urusan jadi nongkrongnya Cuma bertiga aja aku, Novita dan Rasty. Gak enak juga sch sama Rasty keliatan kayak jadi obat nyamuk jadinya dia karena aku terlalu asyik mengobrol sama Novita. Malam pun datang dan bintang2 pun mulai bermunculan kami masih nongkrong di pantai. Kami bertiga ngobrol2 biasa dan sebenarnya aku ingin memegang tangannya Novita dan lagi2 dalam hati berkata “pegang, gak,pegang,gak” hehhe.

Malam sudah semakin larut sudah jam 10 kami pun berniat untuk pulang dan aku merasa kecewa pada diri sendiri , lagi2 aku gak berani pegang tangannya. Oiya di pantai ini sebut saja pantai X (penulis lupa nama pantainya) kalau malam tempatnya gak rame dan agak sedikit gelap karena gak begitu banyak lampu. Kami nongkrongnya lumayan jauh dari parkiran jadi saat pulang kami jalan agak lama. Saat jalan menuju parkiran aku jalan barengan sama Novita dan Rasty di depanku. Dan aku beraniin diri buat megang tangannya Novita. Dan…eng.. ing.. eng… “Wahhhhh….akhirnya, yes…yes..yes…” dalam hati aku bilang gitu hehhe.

Sumpah aku seneeeeeng banget rasanya, sambil jalan aku genggam tangannya erat dan dia pun menggenggam tanganku erat. Novita terlihat senyum2 malu gitu. Rasty sch saat itu gak tau kalau aku sama Novita gadengan tangan soalnya dia jalan tepat di depanku hehehe. Dan saat sampai di parkiran ,aku berpikir “coba aja parkirannya 5 km kek dari sini kan bisa pegangan tangan lebih lama”hehehe tapi tak apalah. Yang jelas malam ini aku seneng banget bisa pegangan tangan sama Novita.

Sampai di rumah aku langsung sms Adi, curhat kalau aku uda berhasil pegangan tangan sama Novita. Soalnya minggu lalu aku diledekin dibilang cemen karena waktu di mobil gak berani pegang tangannya Novita. Baru tadi ketemuan sama Novita tapi sekarang rasanya uda kanget banget. Aneh tumben kayak gini sama cewek. Sekarang saatnya istirahat menutup hari yang indah dengan senyuman.
Tunggu di part 6 ya teman2, ceritanya lebih menarik dan seru lagi..
<bersambung>

Posted by Sang Pemimpi | at 3/13/2011

0 komentar:


Silakan Bekomentar.!!!


Semakin banyak berkomentar, semakin banyak backlink, semakin cinta Search Engine terhadap blog anda
:a:
:b:
:c:
:1: :2: :3: :4: :5: :6:
:7: :8: :9: :10: :11: :12:

Posting Komentar